agen judi bola, judi online, judi bola terpercaya, taruhan bola online, agen sbobet, casino sbobet terpercaya Ilmu Pengetahuan: Kesehatan Kewanitaan

Ilmu Pengetahuan

MOVMOV Inspirasi ilmu pengetahuan # Follow us @ Google+ and get weekly updates of new Posted we release regularly

Showing posts with label Kesehatan Kewanitaan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Kewanitaan. Show all posts

7 Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid



Masalah nyeri haid adalah masalah yang cukup mengganggu. Aktivitas terhambat, suasana hati yang buruk dan rasa nyeri yang sangat mengganggu menyebabkan para wanita tidak menyukai nyeri haid. Namun, terkadang kita tidak dapat menghindari kedatangan sang nyeri haid ini. Cara paling sederhana buat sebagian orang adalah dengan meminum obat pereda nyeri yang dijual bebas semacam parasetamol dan lainnya.

Namun, sebagian orang yang tidak terbiasa meminum obat pereda nyeri acapkali mau tidak mau menelan rasa nyeri haid dengan meringkuk sepanjang waktu diperlukan.
Jangan khawatir, ada saran medis untuk mengatasi dan mencegah nyeri haid yang mengganggu tanpa meminum obat anti-nyeri. 

Apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatasi nyeri haid secara alami?

1. Kompres

Gunakan kompres hangat di daerah perut bawah. Rasa hangat memang dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Meskipun demikian, dari jenisnya kompres dibagi menjadi dua, yakni kompres dingin dan hangat. Masing-masing memiliki manfaat berikut: 
Kompres hangat
  • Dilakukan dengan menempelkan kantong karet yang sudah diisi air hangat sebelumnya, atau menempelkan handuk yang telah direndam di dalam air hangat ke bagian tubuh yang nyeri.
  • Untuk kompres air hangat dapat diikuti dengan latihan pergerakan atau pemijatan.
  • Dampak fisiologis dari kompres hangat adalah membuat otot tubuh lebih rileks karena peningkatan suhu pada area tertentu membantu proses vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) sehingga memperlancar peredaran darah. Dengan demikian dapat menurunkan atau menghilangkan rasa nyeri.
Kompres dingin
  • Kantong karet kompres dapat diisi juga dengan air dingin berisi es. Atau pada beberapa apotik besar dewasa ini sudah menjual kantong berisi es batu (cold pack). Atau Anda bisa juga menempelkan handuk yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin sebelumnya.
  • Dampak fisiologisnya adalah vasokonstriksi (pembuluh darah penguncup) dan penurunan metabolik, membantu mengontrol perdarahan dan pembengkakan karena trauma, mengurangi nyeri, dan menurunkan aktivitas ujung saraf pada otot.
Melakukan kompres harus hati-hati karena dapat menyebabkan jaringan kulit mengalami nekrosis (kematian sel). Untuk itu dianjurkan melakukan kompres dingin tidak lebih dari 30 menit.

2. Pemijatan

PIJAT HAID NYERILakukan pemijatan ringan di daerah perut bawah. Lakukan pemijatan dengan gerakan memutar dan ringan dengan menggunakan ujung jari.
Gunakan minyak bayi atau krim untuk membantu pemijatan.

Lakukan gerakan memijat dengan tenaga secukupnya dengan tidak terlampau kuat, searah jarum jam.
Fungsi dari minyak bayi atau krim dapat juga sekaligus sebagai aroma-therapy membuat efek relaksasi dan meringankan beban nyeri yang Anda rasakan.

3. Minuman Hangat

Minuman yang hangat dapat membantu, namun minuman yang mengandung kafein, alkohol dan tinggi gula harus dihindari karena dapat memperparah rasa nyeri. Hindari kopi dan teh. Meskipun teh dianggap tidak memiliki kafein, sejatinya teh memiliki kadar kafein. Mengkonsumsi kafein sebanyak 200-300 mg/hari atau setara dengan 2-4 gelas kopi/hari, merupakan batas aman yang dapat ditoleransi oleh orang dewasa yang sehat secara fisik.

Apakah yang terjadi jika saya mengonsumsi kafein terlalu banyak? Konsumsi kafein yang berlebih yaitu lebih dari 500-600 mg/hari, dapat menyebabkan:
  • Insomnia
  • Gelisah
  • Perasaan khawatir
  • Gangguan lambung
  • Denyut nadi lebih cepat
  • Tremor (tangan menjadi gemetar)
Sekalipun kafein dalam jumlah rendah dapat menimbulkan efek samping. Beberapa orang lebih sensitif terhadap kafein, bahkan jika hanya minum 1-2 gelas kopi atau teh dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan seperti: gelisah atau gangguan tidur. Orang yang jarang mengonsumsi kafein cenderung lebih sensitif terhadap efek negatif yang mungkin ditimbulkan. Faktor lainnya adalah berat badan, usia, obat-obatan yang dikonsumsi dan kondisi tertentu.

Jadi, minuman hangat apa yang paling cocok untuk meredakan nyeri haid? Anda dapat mencoba jahe hangat, STMJ (susu-telor-madu-jahe), dan lainnya.

4. Makan Ringan


Pastikan Anda tidak melewatkan makan. Jangan takut menjadi gemuk. Triknya adalah dengan mengatur porsi makan. Makanlah dengan porsi kecil-kecil namun sering. Dengan mengatur pola makan demikian, Anda akan mudah mengatur ukuran lingkar perut tanpa khawatir membesar. Jadi, makanlah makanan yang ringan namun dengan frekuensi yang agak sering. 

Hindari makanan yang berlemak, minuman bersoda dan usahakan tidak mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori, (bergula tinggi, berbahan pengawet dan lainnya). Buah-buahan segar dapat menjadi pilihan.

5. Posisi Nyaman


Terdengar sepele, karena biasanya hal ini naluriah ketika kita merasakan nyeri di bagian tubuh mana pun. Tubuh akan secara refleks alami dan naluriah mencari posisi yang akan meringankan nyeri tubuh.

Namun dalam kondisi tertentu, sering juga terjadi begitu hebatnya rasa nyeri yang dirasakan, sehingga hanya bisa meringis dan melenguh. Sekalipun sudah melakukan mencari posisi terbaik untuk meringankan nyeri. 

Jika demikian, cobalah untuk mencari posisi berbaring jika sudah demikiannya mengganggu. Baringkan tubuh dengan memposisikan kaki sedikit diangkat, kemudiannya kaki dapat diganjal bantal atau benda lainnya. Cara berbaring lainnya adalah Anda dapat lakukan berbaring dengan posisi miring dengan lutut ditekuk.

6. Relaksasi


Metode relaksasi seperti yoga dan mendengarkan musik yang lembut dapat membantu menenangkan suasana hati. Tujuannya adalah guna menurunkan tekanan darah agar diharapkan rasa nyeri dapat menurun. 

Hindari sementara hal-hal yang mencetuskan tekanan bagi Anda (stressor), dengan demikian akan semakin membantu Anda mencapai relaksasi. 

Pilihlah kegiatan kesukaan Anda masing-masing yang bisa mendatangkan relaksasi pada diri.

7. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat merupakan bagian dari upaya relaksasi. Tidak perlu khawatir soal mandi malam-malam menyebabkan rematik, karena hal tersebut tidak benar. Namun soal mandi air hangat, perlu diperhatikan durasi lamanya mandi, khususnya bagi pemilik kulit kering.

Bila rasa nyeri tidak juga berkurang maka Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas untuk mengurangi rasa nyeri. Jika tidak juga berkurang, kunjungilah dokter Anda untuk pemeriksaan sehingga dapat diketahui penyebab keluhan Anda dengan segera.

Menjaga Kesehatan 'Miss V'




Tidak sedikit dari kaum wanita yang mengalami kesulitan dalam hal menjaga kesehatan ‘Miss V’ (baca: vagina). Berbagai masalah menuai menjadi kepanikan ketika Miss V ‘berulah’. Sebut saja seperti keputihan, gatal-gatal, aroma tidak sedap dan lain sebagainya. Meskipun tidak mengganggu orang sekitar, bisa dipastikan hampir tidak bisa membuat diri nyaman dalam melakukan aktivitas kesibukan. Belum lagi masalah sosial ketika dihadapi ketakutan jika orang lain mengetahui masalah diri.
Banyak cara mengatasinya, namun untuk memudahkan memahami fenomena yang mengiringi gejala alamiah tersebut, kita perlu mengetahui penyebab dahulu. Tidak lain dan tidak bukan penyebab dari ‘kekacauan’ tersebut adalah ketidakseimbangan jumlah tingkat keasaman di vagina. Tingkat keasaman atau dikenal dengan Potential Hydrogen (pH) yang seimbang bagi vagina berada pada kisaran 3,8 – 4,2. Apabila pH tidak seimbang, maka dapat memicu bertumbuhnya bakteri Patogen (bakteri jahat) sehingga Miss V dapat terinfeksi.
Untuk menghindari infeksi, Miss V harus dirawat dengan baik dan benar. Berikut kiat-kiat sehat dan menyehatkan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan Miss V:
  1. Pastikan senantiasa membersihkan Miss V setiap kali sesudah buang air kecil. Bilas dengan air bersih yang mengalir dari arah depan ke belakang. Cara ini bermanfaat untuk menghindari kuman dari anus ke vagina. Pastikan vagina dalam keadaan kering sebelum memakai celana dalam kembali, hal ini bermanfaat untuk menjaga tingkat kelembaban vagina. Karena kondisi yang lembab akan berpotensi menumbuhkan jamur.
  2. Jika diperlukan, gantilah celana dalam minimal 2 hingga 3 kali dalam sehari. Lakukan ketika situasi ‘dibawah sana’ mulai dirasa berkeringat atau lembab. Dianjurkan untuk menggunakan celana dalam yang dapat menyerap keringat atau berbahan katun.
  3. Wajib mengganti pembalut saat haid secara rutin. Jika tidak dilakukan, darah yang keluar berpotensi menjadi media tumbuhnya kuman.
  4. Hindari stress. Stress dan depresi diyakini sebagai faktor pemicu keputihan.
  5. Terapkan gaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan dan mengatur pola makan yang benar sehingga asupan gizi sesuai.
Sementara perlu dijaga juga perilaku hidup bersih dan sehat dalam kaitan aktivitas seksual. Beberapa hal yang penting diketahui adalah:
  1. Bagi wanita dengan tingkat aktivitas seks yang tinggi, dianjurkan menggunakan alat pengaman seperti kondom ketika melakukan hubungan seksual. Hal ini untuk mencegah tertularnya Penyakit Menular Seksual.
  2. Bagi wanita yang pernah berhubungan seks, lakukan pap smear sekali setahun ke dokter. Terutama bagi wanita yang memiliki tingkat aktivitas seksual yang tinggi. Penting dilakukan, karena hal ini berguna untuk mendeteksi kemungkinan adanya pertumbuhan sel kanker pada organ reproduksi.
  3. Hindari perilaku seks bebas atau bergonta-ganti pasangan seksual.
  4. Sebisa mungkin, hindari aktivitas seks sebelum menikah.
Apabila Miss V Anda ‘bermasalah’ jangan coba untuk mengobati sendiri, tetapi pergilah ke dokter.[]