agen judi bola, judi online, judi bola terpercaya, taruhan bola online, agen sbobet, casino sbobet terpercaya Ilmu Pengetahuan: Manfaat ilmu pengetahuan

Ilmu Pengetahuan

MOVMOV Inspirasi ilmu pengetahuan # Follow us @ Google+ and get weekly updates of new Posted we release regularly

Showing posts with label Manfaat ilmu pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Manfaat ilmu pengetahuan. Show all posts

10 Tanda Bahwa Anda Berbakat Untuk Menjadi Seseorang yang Sukses

Sebagian besar topik kewirausahaan yang dibicarakan hanya seputar figur pengusaha terkenal, etika kerja, kegigihan hingga disiplin dan semua aspek yang dapat menentukan karakter seorang pengusaha sukses. 

Satu hal yang menjadi garis besar yang menghubungkan para pengusaha sukses dengan kesuksesan adalah mereka tidak mempercayai apa yang dikatakan orang lain tentang diri mereka, dan apa yang dipersepsikan orang lain akan diri mereka. 


Di bawah ini akan kita bahas 12 hal yang merupakan pertanda jika Anda sesungguhnya juga dapat menjadi seorang pengusaha walaupun bagi sebagian orang dianggap bukanlah sesuatu hal yang patut untuk diteladani. 


1. Anda membenci keadaan yang memihak pada status quo 

Jika Anda tidak menyukai keadaan yang terjadi saat ini, dan menurut anda keadaan yang ‘normal’ adalah sesuatu yang menjengkelkan, berbahagialah karena Anda memiliki salah satu karakter pengusaha sukses. 

Keadaan yang stagnan, mengalir mengikuti arus atau hanya sekedar mengikuti kawanan adalah sesuatu yang sangat membosankan dan menghambat Anda untuk dapat mencapai peningkatan dalam hidup, sehingga diperlukan suatu terobosan untuk mengubah keadaan tersebut. Menjadi pengusaha adalah salah satu jalan terbaik yang dapat Anda lakukan. 


2. Anda cenderung mudah mengalami kebosanan dalam pekerjaan 

Anda adalah seorang yang mudah menemukan diri Anda terjebak dalam lingkaran kebosanan dalam ritual pekerjaan Anda saat ini, dan rekan kerja mulai menganggap diri Anda sebagai sumber masalah. Pernahkah Anda membaca tentang riwayat Bill Gates yang kini menjadi salah satu orang terkaya di dunia? 

Kerajaan bisnis yang dibangunnya saat ini ternyata berawal dari kebosanannya saat kuliah sehingga membuatnya memutuskan untuk berhenti mengejar gelar dan kini kita semua tentu mengakui keberhasilan gemilang yang didapatnya. 

Anda tidak perlu merasa bersalah atas kebosanan yang Anda miliki setiap mengerjakan sesuatu hal yang dirasa tidak akan memberikan tantangan atau meningkatkan kemampuan Anda secara maksimal. 


3. Dipecat dari pekerjaan

Resume Anda penuh dengan daftar riwayat pekerjaan di tempat sebelumnya, sebagian besar dikarenakan Anda adalah pribadi yang terlalu kreatif sehingga menyulitkan Anda dalam kerja tim dan menyebabkan Anda harus mengemas pekerjaan Anda lebih sering daripada orang lain. 

Anda tidak pernah menyukai keadaan dimana anda hanya menjadi sekedar penggembira di kantor, karena Anda selalu ingin menciptakan sesuatu yang dapat menginspirasi dan berkontribusi bagi banyak orang. 


4. Dikategorikan sebagai seorang pemberontak 

Anda selalu mengambil posisi sebagai pihak berlawanan pada setiap ketentuan atau peraturan yang diberikan. Sensasi yang Anda rasakan sebagai pemberontak segala aturan menempatkan Anda selalu dalam keadaan yang kreatif dan mencari berbagai terobosan baru dalam kehidupan dan pekerjaan Anda. 


5. Melawan pihak yang berkuasa 

Anda memiliki sejarah panjang dalam hidup Anda sebagai pribadi yang tidak pernah mematuhi perintah orang tua, guru dan atasan Anda . Selain itu Anda juga tidak menyukai keadaan sebagai pihak yang harus menerima semua peraturan dalam kelompok atau komunitas tempat Anda berada. 


6. Memiliki kesiapan untuk meningkatkan apapun yang ada dalam hidup Anda

Anda selalu melihat bagaimana Anda dapat melakukan segala sesuatu dengan baik. Sebagai contoh, Anda mampu memberikan saran bagi orang lain tentang apa yang dapat Anda lakukan lebih baik bagi mereka, walaupun Anda tidak diminta. Anda selalu memiliki berbagai pilihan untuk dapat memberikan orang lain kemudahan dalam hidup mereka. 


7. Anda tidak mampu berbasa-basi 

Anda memiliki kesulitan untuk membangun suatu percakapan ringan yang dapat membuat banyak orang nyaman. Sebuah sapaan alakadarnya dan berbasa-basi adalah sebuah kegiatan yang menurut anda hanya membuang waktu dan tidak membuat Anda sendiri nyaman berada di dalamnya. 


8. Menjadi bahan ejekan pada masa kecil dan remaja Anda 

Sebagian besar figur pengusaha dan tokoh terkenal ternyata memiliki riwayat menjadi korban kekerasan verbal di masa kecil atau remaja mereka. Namun kejadian pahit ini tidak menghalangi mereka untuk meneguhkan tekad dan membuktikan potensi dirinya kepada semua orang. 

Jika Anda pernah mengalami peristiwa seperti ini, janganlah khawatir. Ingatlah Edison, misalnya. Tanpa keteguhan niat dan mental baja yang dimiliki lulusan kelas 4 SD ini, hari ini tentu kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya hidup dalam dunia teknologi yang berawal dari sebuah lampu pijar yang ditemukannya. 


9. Obsesif 

Anda dinilai sebagai pribadi yang obsesif ketika Anda telah memulai sesuatu yang sulit untuk Anda tinggalkan. Anda tidak peduli berapa banyak cibiran dan ejekan yang Anda terima walaupun banyak orang menilai apa yang Anda lakukan adalah sebuah kesia-siaan. 

Para pengusaha sukses yang memuncaki daftar orang terkaya di dunia mengalami hal yang serupa pada awal karir mereka. Howard Schultz salah satu contoh dari mereka yang tetap berpegang teguh pada prinsip awal yang dikerjakan dalam membangun Starbucks walaupun keluarganya telah berulangkali membujuknya untuk berhenti. 


10. Tidak pernah merasa puas akan keadaan Anda saat ini 

Anda sering merasakan ketidaknyamanan dalam hidup Anda dan selalu berpikir akan apa yang dapat Anda perbuat untuk mengubahnya. Hal inilah yang kemudian memotivasi Anda untuk mengeluarkan jiwa kewirausahaan dalam diri Anda hingga mendapatkan apa yang Anda impikan dalam kehidupan Anda.

Jangan menilai buku dari Sampul

Jangan menilai buku dari 

Sampul 

Berikut cerita pendek, cerita inspiratif menggambarkan secara jelas baik potensi yang ada di dalam diri masing-masing dan setiap orang dari kita dan makna dari ungkapan "jangan menilai buku dari sampulnya." Kata-kata yang indah mengingatkan kita untuk tidak pindah ke kegelapan, melainkan untuk mencari potensi bahkan banyak orang lain telah menyerah.

Patah Sayap - Jangan menilai buku dari Sampul 

Oleh : Aulia Aprifky
Beberapa orang hanya ditakdirkan untuk menjadi kegagalan. Itulah cara sebagian orang dewasa memandang anak-anak bermasalah. Mungkin Anda pernah mendengar pepatah, "Seekor burung dengan sayap patah tidak akan pernah terbang tinggi." Saya mengibaratkan cerita dengan tokoh bernama TJ. saya yakin bahwa TJ dibuat untuk merasa seperti ini hampir setiap hari di sekolah, maksudnya ? baca lebih lengkap.
Oleh SMA, TJ adalah pengacau paling terkenal di kotanya. Guru benar-benar ngeri ketika mereka melihat namanya diposting pada daftar kelas mereka untuk semester berikutnya. Dia tidak banyak bicara, tidak menjawab pertanyaan dan masuk ke banyak perkelahian. Dia telah gagal hampir setiap kelas pada saat ia memasuki tahun seniornya, namun sedang diteruskan setiap tahun ke tingkat kelas yang lebih tinggi. Guru tidak ingin memiliki lagi tahun berikutnya. TJ bergerak, tapi pasti tidak bergerak naik.
Aku bertemu TJ untuk pertama kalinya di sebuah retret kepemimpinan akhir pekan. Semua siswa di sekolah telah diundang untuk mendaftar untuk pelatihan ACE, sebuah program yang dirancang untuk memiliki siswa menjadi lebih terlibat dalam komunitas mereka. TJ adalah salah satu dari 405 siswa yang mendaftar.
Ketika saya muncul untuk memimpin retret pertama mereka, para tokoh masyarakat memberi saya gambaran dari siswa yang menghadiri: "Kami memiliki spektrum total yang diwakili hari ini, dari presiden organisasi siswa ke TJ , anak laki-laki dengan penangkapan rekor terpanjang dalam sejarah kota. " Entah bagaimana, aku tahu bahwa aku bukan orang pertama yang mendengar tentang sisi gelap TJ sebagai kata pertama dari pengenalan.

Mengembangkan daya fikir : develop the intellect

Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran anda. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan anda. Apapun yang pikiran anda harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi berpikir positif juga merupakan sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik serta menguntungkan.
Tidak semua orang menerima atau mempercayai pola berpikir positif. Beberapa orang menganggap berpikir positif hanyalah omong kosong, dan sebagian menertawakan orang-orang yang mempercayai dan menerima pola berpikir positif. Diantara orang-orang yang menerima pola berpikir positif, tidak banyak yang mengetahui cara untuk menggunakan cara berpikir ini untuk memperoleh hasil yang efektif. Namun, dapat dilihat pula bahwa semakin banyak orang yang menjadi tertarik pada topik ini, seperti yang dapat dilihat dari banyaknya jumlah buku, kuliah, dan kursus mengenai berpikir positif. Topik ini memperoleh popularitas dengan cepat.
Kita sering mendengar orang berkata: “Berpikirlah positif!”, yang ditujukan bagi orang-orang yang merasa kecewa dan khawatir. Banyak orang tidak menganggap serius kata-kata tersebut, karena mereka tidak mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut, atau menganggapnya tidak berguna dan efektif. Berapa jumlah orang yang anda kenal, yang memiliki waktu untuk memikirkan kekuatan dari berpikir positif?

Pengertian Filsafat ilmu pengetahuan

1. Arti filsafat


Apakah filsafat itu? Bagaimana definisinya? Demikianlah pertanyaan pertamayang kita hadapi tatkala akan mempelajari ilmu filsafat. Istilah"filsafat" dapat ditinjau dari dua segi, yakni:


A. Segi semantik: perkataan filsafat berasal dari bahasa Arab 'falsafah',yang berasal dari bahasa Yunani, 'philosophia', yang berarti 'philos' cinta, suka (loving), dan 'sophia' pengetahuan, hikmah(wisdom). Jadi'philosophia' berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepadakebenaran. Maksudnya, setiap orang yang berfilsafat akan menjadi bijaksana. Orang yang cinta kepada pengetahuan disebut 'philosopher', dalam bahasa Arabnya 'failasuf". Pecinta pengetahuan ialah orang yang menjadikan pengetahuan sebagai tujuanhidupnya, atau perkataan lain, mengabdikan dirinya kepada pengetahuan.



B. Segi praktis : dilihat dari pengertian praktisnya, filsafat bererti 'alam pikiran' atau 'alam berpikir'. Berfilsafat artinya berpikir. Namun tidak semua berpikir bererti berfilsafat. Berfilsafat adalah berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh. Sebuah semboyan mengatakan bahwa "setiap manusia adalah filsuf". Semboyan ini benar juga, sebab semua manusia berpikir. Akan tetapi secara umum semboyan itu tidak benar, sebab tidak semua manusia yang berpikir adalah filsuf. Filsuf hanyalah orang yang memikirkan hakikat segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan mendalam. Tegasnya: Filsafat adalah hasil akal seorang manusia yang mencari dan memikirkan suatu kebenaran dengan sedalam-dalamnya. Dengan kata lain: Filsafat adalah ilmu yang mempelajari dengan sungguh-sungguh hakikat kebenaran segala sesuatu.

Tugas Akhir Public Relations


BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang
Lahirnya PR internasional, disebabkan adanya perubahan sangat cepat didalam segala bidang, misalnya perkembangan bidang pariwisata, bidang komunikasi, transportasi, tukar menukar dibidang pendidikan, masalah internasional di bidang ekonomi, politik dan sebagainya. Semua itu memungkinkan terjadinya kontak atau hubungan antarnegara untuk memelihara hubungan yang baik antar negara, juga adanya konferensi tingkat dunia yang dihadiri oleh banyak negara.

PR organisasi internasional menghadapi problem yang sama dengan organisasi lainnya, namun medannya jauh lebih luas, sehingga kebijakan dan tekhnik-tekhniknya harus disesuaikan dengan keadaan setempat.

Publik Relations (PR) dalam dunia Industri telah diterima oleh perusahaan besar. PR di sana merupakan fungsi manajemen yang turut menentukan suksesnya operasional perusahaan. PR dalam dunia Industri tidak dapat dilepas dari prinsip ekonomi, yakni berorientasi untuk selalu memperoleh keuntungan. PR Industri memiliki suatu daftar skala prioritas, sehingga sumber daya yang tersedia dapat dipergunakan seefisian mungkin untuk mendapat hasil maksimal. 

PR Industri berkembang seiring dengan peran masyarakat terhadap keputusan-keputusan yang dibuat oleh manajemen utama di dalam industri dan bisnis. kesadaran masyarakat tentang pengaruh keputusan industri terhadap hal-hal diatas, dan masyarakat sebagai sarana pasar industri dan bisnis di sisi lain, menimbulkan kesadaran kalangan industri dan bisnis untuk ikut memperhatikan dan dan melibatkan peranan masyarakat terhadap keputusan dunia industri. hubungan timbal balik yang merupakan ciri dari konsep PR. 


Citra adalah tujuan utama, dan sekaligus merupakan hasil yang hendak dicapai bagi dunia humas atau public relations. Penilaian atau tanggapan masyarakat tersebut dapat berkaitan dengan timbulnya rasa hormat, kesan-kesan yang baik dan menguntungkan terhadap suatu citra lembaga/organisasi atau produk barang dan jasa pelayanannya yang diwakili oleh pihak PR. Telah banyak terbukti pada pengalaman PR dilapangan, begitu citra dan kepercayaan masyarakat sudah terganggu atau mengalami suatu krisis, maka pihak PR tersebut akan menghadapi resiko yang cukup berat. Misalnya terjadi krisis kepercayaan dari konsumen yang dampaknya akan sangat gawat sekali kepada perusahaan yang di pimpin oleh PR.


Jika masalah citra adalah problem nyata, hanya tindakan nyata pulalah yang akan menolong. Masalah-masalah nyata yang berkaitan dengan kinerja organisasi, yaitu kualitas teknis dan fungsional lah yang menjadi masalah citra.


Terdapat ciri-ciri yang melekat pada kegiatan public relations pada umumnya, antara lain: (1) Komunikasi yang dijalankan public relations adalah dua arah timbal balik atau two way symetric, (2) Kegiatan public relations adalah penyebaran informasi, penggiatan persuasi dan pengkajian pendapat umum, (3) Sasaran public relations yang dituju adalah publik yang berada didalam organisasi atau di luar organisasi, (4) Efek dari public relations adalah terbinanya hubungan yang harmonis antara organisasi dan publik. Sehingga humas harus memiliki kewenangan yang luas dalam mendapatkan segala informasi yang ada dan menyebarkan informasi kepada public yang terkait.

PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Kantor Direksi Bandar Lampung merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang agribisnis perkebunan yang berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi daerah Lampung dengan mengembangkan empat jenis komoditi yaitu kelapa sawit, tebu, dan karet. Aneka ragam komoditi yang berkualitas, sumber daya manusia yang profesional, pengolahan dengan menggunakan teknologi yang canggih diharapkan mampu bersaing di era globalisasi ini untuk menjadi perusahaan agribisnis dan agroindustri yang tangguh dan berkarakter global serta diimbangi dengan semangat perubahan pada perusahaan yaitu PROMOSI (Produktivitas, Mutu, Organisasi, Servis, Inovasi).

Salah satu alasan PTPN-VII untuk menggunakan program CSR karena dianggap paling efektif dalam penyampaian informasi, mudah dalam mendekatkan perusahaan kepada masyarakat sekitar perusahaan dimana perusahaan berdiri. Hal ini dilihat dari perluasan jangkauan audien dimana ditinjau dari segi ekonomi, mudah terjangkau, mudah di akses untuk mendapatkan informasi yang diinginkan publik menjadi salah satu pertimbangan pihak perusahaan untuk bisa dan harus menjalin hubungan yang harmonis.

Dalam perusahaan CSR memainkan peranan yang besar karena dapat mencapai khalayak luas. Humas harus tau yang mendalam tentang program CSR serta kelebihan dan kelemahan CSR dalam menyampaikan informasi dan humas harus mempertimbangkan program CSR yang paling cocok untuk dipergunakan sebagai saluran menjadikan perusahaan GO PUBLIC. Sebagai perusahaan yang menyebarluaskan informasi kepada semua publik yang berkepentingan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh karena itu perusahaan harus memanfaatkan kelebihan dan keunggulan dari program CSR sebagai ujung tombak mencapai tujuan perusahaan dan mendapatkan image positif.

Dalam kegiatan program CSR yang dimaksudkan agar masyarakat luas mengerti dan memahami jika berbicara mengenai CSR, bahwa CSR bukan hanya sebagai marketing gimmick untuk melakukan corporate greenwash atau pengelabuan citra belaka.

Menurut pengamatan penulis pada saat melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang pada tanggal 07 Januari 2013 sampai dengan 14 Februari 2013, maka penulis melihat bahwa Program yang dilakukan oleh petugas humas PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Bandar Lampung berjalan cukup baik dan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Hanya saja dalam pelaksanaannya terkadang tidak berjalan dengan efektif, karena proyek CSR ini didasari suatu observasi bahwa perusahaan-perusahaan di Asia tampaknya kurang peduli terhadap CSR (dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan di Barat).

Oleh karena itu tugas humas adalah untuk meluruskan kegiatan program CSR yang sering sekali di samaratakan dengan filantropy agar penyebaran mengenai program CSR dan kegunaannya dapat diterima publik dengan baik dan menciptakan hubungan yang harmonis.(Aulia Aprifky;2013).

Karena adanya permasalahan diatas, penulis tertarik untuk membuat penulisan yang lebih mendalam mengenai tugas humas dalam melakukan aktivitas CSR kedalam bentuk tugas akhir yang berjudul :

“Aktivitas Corporate Social Responsibility Sebagai Bagian Program Public Relations Dalam Membangun Citra Perusahaan”.

1.2     Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dalam penelitian ini dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
  1. Bagaimana Tugas Humas pada PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) dan upaya yang dilakukan dalam membangun citra perusahaan melalui program CSR?
  2. Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat Urusan Humas/PR dan Biro Direksi dalam melaksanakan program CSR guna penyebaran informasi dalam membentuk citra perusahaan?
1.3     Tujuan Penulisan
Berdasarkan latar belakang dan permasalahan yang ada maka tujuan yang ingin dicapai dalam Tugas Akhir ini adalah :
  1. Untuk mengidentifikasi upaya yang dilakukan humas PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) dalam merealisasikan program CSR serta membuat konsep CSR yang efektif dan efisien untuk diaplikasikan dalam membentuk citra perusahaan.
  2. Untuk mendeskripsikan faktor Pendukung dan faktor Penghambat humas PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) dalam melaksanakan program CSR guna penyebaran informasi dalam membentuk citra perusahaan.

1.4     Kegunaan Penulisan
Adapun kegunaan penulisan Tugas Akhir ini adalah :
  1. Secara Akademis
Memperluas wawasan dan menambah pengetahuan penulis mengenai bidang ilmu teori dan praktek tugas humas dalam perusahaan untuk menjalin hubungan dengan publik internal maupun publik eksternal, serta sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan studi pada Diploma III Humas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung Bandar Lampung.
2. Secara Praktis
Secara praktis, diharapkan dapat memberikan sumbangan dan pemikiran pada PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) Kantor Direksi Bandar Lampung mengenai masalah yang berkaitan dengan tugas humas dalam perusahaan untuk membentuk citra positif melalui program CSR.
 3. Secara Teoritis
Secara teoritis, diharapkan dapat disajikan bahan masukan bagi proses penelitian selanjutnya, terutama yang berhubungan dengan tugas humas dalam menjalin hubungan dengan publik ekternal selain untuk memperkenalkan perusahaan tetapi juga untuk meningkatkan citra positif perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perkebunan Nusantara VII Kantor Direksi Bandar Lampung.

1.5     Metode Pengumpulan Data

Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data untuk penulisan Tugas Akhir ini adalah:
  1. Teknik Observasi
Adalah suatu teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung ditempat kejadian pada objek penelitian yaitu menjelaskan dan mencari gejala- gejala yang terjadi. Penelitian dilakukan pada saat penulis melakukan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan pada tanggal 07 Januari 2013-14 Februari 2013.

  1. Teknik Wawancara
Teknik pengumpulan data dan informasi melalui tanya jawab secara langsung antar penulis dengan kepala urusan serta staf protokoler dan humas untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan. Wawancara dilakukan di PT. Perkebunan Nusantara bersama Bapak Sandri R. Kamil selaku kepala urusan Protokoler dan Humas, Bapak Sofian Machmud, SE selaku staf urusan Protokoler dan Humas, Bapak Marhaedi selaku Kepala Krani urusan Protokoler dan Humas.

  1. Teknik Kepustakaan
Adalah sebuah teknik pengumpulan data yang terdapat di perpustakaan. Penulis mengumpulkan data dan mendapatkan informasi juga pendapat para ahli dengan menggunakan literature bahan pustaka dan referensi yang didapat melalui sumber-sumber bacaan.

PEMBANGUNAN HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM (HCMS)


LATAR BELAKANG
Proses implementasi values “ProMOSI” serta salah satu paradigma baru dan misi yang telah dirumuskan dalam Program Transformasi Bisnis (PTB) pada tahun 2010, menjadi trigger dalam pembangunan HCMS-N7.
-          Values “ProMOSI” :  tertanam (embedded) dalam seluruh sistem yang dibangun.
-          PARADIGMA BARU  : Pekerja sebagai aset potensial dan merupakan Human Capitalperlu sistem penilaian yang objektif berbasis kompetensi (hard dan soft) dan kinerja yang terukur.
-          MISI : Mengembangkan sumber daya manusia yang berbasis kompetensi.

         TUJUAN
memiliki sebuah sistem yang terintegrasi dalam pengelolaan aset Pekerja, yang mendukung seluruh proses manajemen secara terukur, akurat, cepat,  up to date, dan fair.

         PROSES PEMBANGUNAN HCMS-N7
  1. 1.       Pembangunan 5 (lima) modul dalam Sistem Manajemen SDM yang Terintegrasi yang dimulai pada tahun 2009 pada awalnya masih berorientasi Pekerja sebagai sumberdaya, bukan aset.
  • Modul 1 :  Desain Organisasi 
  • Modul 2 :  Analisis dan Perencanaan Tenaga Kerja
  • Modul 3 :  Sistem Remunerasi
  • Modul 4 :  Performance Management dan Incentive System
  • Modul 5: Sistem Rekrutmen, Sistem Karier dan Sistem Pengembangan Berbasis Talent Management
  1. Perubahan pendekatan bahwa Pekerja adalah sebagai aset, secara bertahap berjalan, tepatnya pada saat pembangunan Modul 3 dan 4 di tahun 2010.
  2. 3.       Pembangunan sistem pengelolaan aset Pekerja yang sedang dan akan dibangun adalahmengarah  pada HCMS, dan akan didukung dengan Teknologi Informasi yang juga terintegrasi, yaitu : Performance Management, Competency Management, Reward System, Learning & Development, dan Talent Management.
    1. Program pembangunan HCMS-N7 yang sedang dan telah dilaksanakan pada tahun 2011 adalah:
      1. Performance Management System à penilaian kinerja didasarkan pada KPI dan capaian kinerja.
      2. Competency Management System à Kamus dan Profil Kompetensi menjadi acuan dalam mengukur kompetensi, yang selanjutnya digunakan dalam program pengembangan Pekerja dan program kaderisasi.
      3. c.       Reward System à 3P : pay for person, pay for position, pay for performance.
      4. Salah satu prinsip dalam Human Capital Management (HCM) adalah memposisikan Pekerja sebagai aset yang harus dikelola secara tepat sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan (nilai tambah) kepada Perusahaan.
Talent Management (bagian dari Modul 5) akan memetakan Pekerja sesuai talenta dan kemampuannya à talent pool menjadi wadah pengembangan aset Pekerja potensial untuk disiapkan dalam sucssesion planning.
  1. Keikutsertaan dalam Indonesia Human Capital Study (IHCS) 2011 bertujuan untuk memperolehfeedback tentang pembangunan HCM yang sedang berlangsung, sehingga HCMS-N7 dapat dibangun dan diterapkan secara tepat, dan mampu menjawab tantangan perubahan yang terus terjadi, baik di dalam maupun di luar Perusahaan
Penghargaan yang diperoleh dalam IHCS 2011 adalah pengakuan bahwa pembangunan dan penerapan HCM di perusahaan on the right track, dan perusahaan memiliki aset Pekerja yang tahu bahwa pertumbuhan perusahaan sedang menuju (on the way) Perusahaan berkelas dunia, sehingga ikut mendukung proses pembenahan sistem yang sedang berlangsung.

Manfaat dalam membaca buku

Ternyata selain dapat , menambah pengetahuan, membaca buku juga mempunya manfaat kesehatan yang baik untuk kita. Setidaknya ada 5 manfaat membaca untuk kesehatan.



1. Melatih otak

Salah satu manfaat membaca buku adalah sebagai latihan otak dan pikiran. Membaca dapat membantu menjaga otak agar selalu menjalankan fungsinya secara sempurna. Saat membaca, otak dituntut unutk berpikir lebih sehingga dapat membuat orang semakin cerdas. Tapi untuk latihan otak ini, membaca buku harus dilakukan secara rutin.